MEDIA DEMOKRASI, Banjarbaru - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggulirkan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkelanjutan untuk menciptakan polisi responsif, berdaya saing dan berintegritas dalam penegakan hukum serta pelayanan publik.
"Ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas, kapasitas dan profesionalisme SDM Polri dalam rangka mendukung pencapaian visi Polri Presisi," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Jumat (07/03/2025).
Sejumlah langkah pun telah dilakukan Polda Kalsel dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi personel untuk meningkatkan kualitas dan kapasitasnya.
Di antaranya melalui pendidikan pengembangan spesial (Dikbangspes) dan program pelatihan.
Polda Kalsel juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di provinsi itu untuk pengembangan pendidikan umum bagi personel baik program sarjana maupun pascasarjana.
"Cukup banyak personel kami yang telah berpendidikan doktor (S3), ini tentu menjadi kebanggaan dan menunjang karier yang bersangkutan," ungkap Yudha.
Diakui Kapolda pula, peningkatan kualitas SDM ini penting di tengah jumlah personel yang masih kurang secara kuantitas.
Data Biro SDM Polda Kalsel mencatat jumlah polisi saat ini 10.346 personel.
Sedangkan Daftar Susunan Personel (DSP) Polri tahun 2025 untuk Polda Kalsel 20.397 personel atau hanya terpenuhi 50,72 persen dari kebutuhan personel ideal untuk menjaga keamanan masyarakat.
"Namun tentunya kekurangan dari segi kuantitas ini tidak bisa dijadikan alasan kendurnya pelayanan kepada masyarakat, sebisanya kami memberikan kinerja maksimal mengawal kamtibmas," tambah Kapolda.
Sumber : ANTARA
Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya
081351921771
mediademokrasi@gmail.com
Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer