Ginting Dijegal Chen Long, Sisa Harapan di Ganda Putri

MEDIA DEMOKRASI, Tokyo  - Tunggal putra harapan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, akhirnya distop Chen Long. Juara bertahan nomor tunggal putra Olimpiade asal China itu menghabisi perlawanan Ginting dalam durasi 56 menit dengan skor 21-16 dan 21-11. Dengan gugurnya Ginting, harapan medali emas bulutangkis kini ada di sektor ganda Putri. 

Pasangan asal Sulawesi, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, akan menghadapi wakil China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pada Senin (2/7/2021) pukul 11.00 WIB. Ketegangan bisa dirasakan di kubu Indonesia. Maklum, harapan beberapa keping medali emas kini mengecil. Beban jelas diemban Greysia dan Apriyani. Untuk itu, mereka mendapat pesan khusus.

Pesan itu datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. Menpora berpesan kepada Greysia/Apriyani untuk bermain lepas tanpa beban. Soalnya, sekarang pun mereka pun sudah membuat kita sangat bangga atas perjuangan. Lolos ke final Olimpiade adalah sejarah baru di ganda putri Indonesia. Selama ini hanya tunggal putra, putri, ganda putra, dan ganda campuran.

“Saya sampaikan bahwa nggak usah mikirin beban apapun. Saya tidak memberi kalian beban. Main lepas, main dengan enak saja. Anggap saja sedang main di Pelatnas Cipayung sana,” kata Menpora melalui video call. "Jadi tekanan, pressure yang ada di Olimpiade memang sangat besar, sangat kuat."

"Kami akan berusaha sekuat tenaga, semaksimal mungkin untuk bisa mempersembahkan medali emas. Tentu lantaran ini laga final, suasananya akan berbeda. Daoakan kami menang," komentar Greysia, diamini oleh Apriyani.

Kiat Chen Long

Dari fase semifinal tunggal putra, ada pengakuan menarik dari Chen Long. Dikutip dari laman BWF, ia membuka kiat mengalahkan Ginting. Kiatnya simpel. Dia bermain rileks dan tak mau terlalu banyak berpikir sebelum bertanding karena itu hanya akan menambah ketegangan.

"Kiat saya mengalahkan Ginting sederhana. Saya tidak terlalu memikirkan strategi untuk membendung permainan cepat Anthony Ginting. Saya hanya berusaha fokus untuk meraih setiap poin dan menunjukkan penampilan terbaik. Ini semifinal, tidak ada jalan mundur seperti di babak penyisihan grup," ujar Chen Long, yang mengakui Ginting salah satu lawan terberat baginya.

Selanjutnya, Chen Long akan berhadapan dengan wakil Denmark, Viktor Axelsen, dalam perebutan medali emas atau final tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020. Partai puncak antara Chen Long dan Viktor Axelsen itu dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/8/2021) atau setelah duel perebutan medali perunggu tunggal putra.

Adapun perebutan medali perunggu tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020 bakal menyajikan duel antara Anthony Ginting dan pebulutangkis asal Guatemala yang takluk di tangan Viktor Axelsen, Kevin Cordon. (sn)

Redaksi
646

Featured News

Official Support

Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya

081351921771

mediademokrasi@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer