MEDIA DEMOKRASI, Muara Teweh - Bupati Barito Utara H Nadalsyah didampingi Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Sekda Drs Muhlis, unsur FKPD, Kepala Dinas Kesehatan, dan Tripika Kecamatan Teweh Tengah meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar oleh Puskesmas Lemo, Kecamatan Teweh Tengah, Jumat (17/12/2021).
Peninjauan vaksinasi di Desa Lemo tersebut dalam rangka mengejar target pencapaian vaksinasi COVID-19 yang ditetapkan yakni sebesar minimal 70 persen. Pemerintah Kabupaten Barito Utara tak henti-hentinya melaksanakan vaksinasi massal secara rutin. Baik yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas-Puskesmas maupun bekerja sama dengan TNI/POLRI.
Berdasarkan data per 15 Desember 2021, untuk Kabupaten Barito Utara, pencapaian vaksin pada dosis 1 sebesar 60,85 persen dan dosis 2 sebesar 35,32 persen. Sedangkan pencapaian vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Lemo untuk dosis 1 sebesar 68,55 persen dan untuk dosis 2 sebesar 27,66 persen yang terbagi dalam kategori pelayanan publik (vaksinasi I sebesar 163,85 persen dan vaksinasi II sebesar 145,38 persen), tenaga kesehatan (vaksinasi I sebesar 400 persen, vaksinasi II sebesar 400 persen dan vaksinasi III sebesar 1600 persen), masyarakat umum, rentan dan remaja (vaksinasi I sebesar 65,69 persen dan vaksinasi II sebesar 20,88 persen), dan untuk lansia (vaksinasi I sebesar 31,44 persen dan vaksinasi II sebesar 16,49 persen).
Usai peninjauan, Bupati Barito Utara, H Nadalsyah memberikan beberapa arahan terkait pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Barito Utara khususnya di Desa Lemo I dan II yang dilayani oleh Puskesmas Lemo.
Dikatakan bupati, dari target 700 dosis vaksin yang tersisa untuk Puskesmas Lemo, saat peninjauan telah terdaftar sebanyak 120 orang. "Meskipun target terpenuhi, sepanjang masyarakat datang untuk minta di vaksin. Saya minta vaksinator untuk tetap melayani warga masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi," jelas H. Nadalsyah.
Menurut Bupati, vaksin adalah satu-satunya alat dalam memproteksi terhadap COVID-19. "Vaksin betul-betul menjaga kita, kasus terkonfirmasi yang telah divaksin dinyatakan semuanya sembuh," kata H Nadalsyah.
Bupati juga mengharapkan kepada semua warga masyarakat yang belum divaksin agar segera mendaftarkan dirinya untuk divaksin agar mendapatkan kekebalan tubuh terhadap COVID-19.
Untuk yang telah divaksin, Bupati Nadalsyah juga meminta agar dapat menginformasikan kepada keluarga dan tetangga disekitarnya bahwa divaksin tidak sakit.
"Sudah saya tanya kepada masyarakat yang divaksin, bahwa tidak sakit saat divaksin," ungkap H Nadalsyah.
Bupati Nadalsyah juga mengharapkan agar masyarakat tidak termakan isu-isu di media atau berita hoax terkait kehalalan vaksin. "Vaksin yang diberikan ini halal, sesuai dengan fatwa yang dikeluarkan oleh MUI," pungkasnya.
Sumber : KALTENG SATU
Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya
081351921771
mediademokrasi@gmail.com
Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer